21st June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

01
Mei
2021

Bendera Jerman Berkibar Setengah Tiang Bentuk Penghormatan 53 Kru KRI Nanggala-402

BERLIN, KT – Lagu Saya Pernah Punya Seorang Sahabat (Ich Hatte Einen Kamerad-Bahasa Jerman) berkumandang di Monumen Kehormatan Kapal Selam Moeltenort, dekat Kiel ibu kota Schleswig-Holstein, Jerman dibarengi Bendera Jerman yang berkibar setengah tiang pada Kamis (29/4) kemarin.

Pengibaran bendera Jerman setengah tiang itu untuk menghormati 53 kru KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Bali. Angkatan Laut Jerman dengan gagahnya mengumandangkan lagu Ich Hatte Einen Kamerad dengan terompet dimana cuaca dingin dan hujan rintik yang turun saat itu tidak menganggu suasana penghormatan yang khidmat.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, para keluarga korban, saya mengucapkan terima kasih atas solidaritas tinggi dari Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman yang telah melakukan upacara pengibaran bendera Jerman. Ini adalah satu-satunya upacara penghormatan bagi para pahlawan yang gugur, yang digelar di luar Indonesia,” kata Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno di waktu setempat.

“Acara ini menunjukkan hubungan yang erat di bidang pertahanan, kerjasama Angkatan Laut dan people to people dalam konteks kemiliteran antara Indonesia dan Jerman,” imbuh Arif didampingi Konjen RI Hamburg Ardian Wicaksono dan Atase Pertahanan RI untuk Jerman, Kolonel Rio Hendrawan.

Presiden VDU Michael Setzer menambahkan, pihaknya sangat merasa kehilangan atas kepergian sahabat-sahabat TNI AL Indonesia. Sebagai sesama awak kapal selam, kata dia kami sadar tugas yang kami emban penuh dengan resiko dan bahaya.

Segiat apapun kami berlatih, dan secanggih apa pun peralatan yang digunakan, kecelakaan adalah hal yang tidak bisa dihindari oleh siapapun,” kata Setzer.

Komandan KRI Nanggala-402 ternyata lulusan Sesko Jerman

Komandan Flotila 1 Angkatan Laut Jerman, Admiral Christian Bock, turut memberi penghormatan terakhir, disertai kapten kapal perang Pfeiffer bersama 8 anggotanya.

Hadir juga Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) Fuhrungsakademie, Mayor Jenderal Oliver Kohl, disertai 16 perwira siswa matra Angkatan Laut dari 11 negara, yaitu Thailand, Brazil, Mesir, Peru, Aljazair, Tunisia, Azerbaijan, Cina, Korea Selatan dan Tanzania.

Juga hadir tiga perwira siswa dari TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara, yang tengah menjalani Sekolah Staf dan Komando di Hamburg. Komandan KRI Nanggala-402, almarhum Letkol Laut (P) Heri Oktavian, merupakan lulusan Fuhrungsakademie Jerman pada 2019.

Ditemui usai acara penghormatan, Juergen Weber, yang pernah menjabat sebagai komandan Angkatan Laut Jerman dan sekarang pengurus VDU mengatakan, pertalian persaudaraan antarawak kapal selam sangat erat.

“Ikatan itu lebih kuat dari satuan militer manapun. Kami memiliki rasa persaudaraan yang luar biasa. Itulah mengapa kami mengadakan acara penghormatan ini,” kata Weber.

Upacara penghormatan itu dilaksanakan di Monumen Kehormatan Kapal Selam Moltenort. Monumen berbentuk menara dengan patung burung elang pada puncaknya ini terletak menghadap teluk Kiel.

Monumen ini dibangun untuk menghormati awak kapal selam Jerman yang gugur pada Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications