FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

01
September
2021

Kemenkes Jamin Data di Pedulilindungi Lebih Teruji dan Aman

JAKARTA, KT – Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, Anas Mar’uf menyampaikan semua data yang telah beralih dan terintegrasi ke Pedulilindungi terbukti memiliki sistem keamanan yang sangat baik, dan ini sudah teruji keamanannya dari lembaga nasional dan internasional.

Ia mengakui perlindungan data pada aplikasi eHAC versi lama memang rentan bocor. Hal ini disebabkan adanya kelalaian dari pihak mitra.

“Data eHAC yang lama tidak terhubung dengan data yang ada di PeduliLindungi. Terkait yang baru (dalam Pedulilindungi) sudah dijamin keamanannya, sudah di pusat data nasional,” jelas Anas, Selasa (31/8/2021).

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informasi Jonny Plate juga memastikan bahwa sebelum e-HAC memang rentan terintegrasi dengan Pedulilindungi. Dia memastikan setelah data masuk dalam Pedulilindungi, kemanannya terjamin.

Ini dibuktikan dari hasil penelitian sejumlah lembaga digital. Bahkan dalam penelitian vpnMentor, Pedulilindungi tidak termasuk dalam situs dengan keamanan yang rentan.

Johnny menambahkan, terhitung sejak Juli 2021 pemerintah telah mengintegrasikan e-HAC ke dalam aplikasi PeduliLindungi. Dengan kata lain, aplikasi e-HAC yang lama sudah tidak dipakai.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, e-HAC yang mengalami kebocoran adalah aplikasi awal yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga, sebelum dialihkan ke PeduliLindungi,” papar Johnny.

 

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications