FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

02
April
2021

Satreskrim Polres Jakarta Barat Buka Posko Pengaduan Korban Filler Payudara

JAKARTA, KT – Kami telah menerima laporan dua wanita yang mengaku menjadi korban dari kegiatan penyuntikan filler payudara yang berakibat terjadi infeksi. Hal tersebut dibenarkan Kepala Satreskrim Polres Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi didampingi Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi Fiandri. Kamis (1/4/2021).

“Keduanya wanita berinisial T dan D datang dengan membawa sejumlah bukti seperti foto luka pada bagian dada pasca disuntik filler pada Rabu (31/3/2021) kemarin,” kata Kepala Satreskrim Polres Jakarta Barat Arsya.

Menurutnya, saat ini pihak Satreskrim Polres Jakarta Barat sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku dan untuk mengembangkan jaringan ini, karena diduga korbannya cukup banyak dan sangat membahayakan masyarakat.

Selain menerima laporan, Arsya juga bakal membuka posko pengaduan korban filler payudara di Polres Metro Jakarta Barat. Sehingga, siapa saja korban yang alami hal serupa, bisa melaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat untuk ditindak lanjuti.

Saat ini pelaporannya terkait dengan kegiatan melakukan perbuatan tenaga kesehatan tapi tidak dilengkapi dengan ijin. Jadi saat ini kita akan cek dulu terkait dengan pelaku tersebut, kegiatan ini menyebabkan adanya infeksi di area yang di suntik filler tersebut,” tutup dia.

Sebelumnya diketahui, D mengaku mengalami infeksi pada bagian payudara di mana mengeluarkan cairan dan nanah pasca disuntik filler oleh seseorang yang awalnya mengaku sebagai dokter.

Ia pun harus menjalani operasi payudara demi mengeluarkan cairan filler dari payudaranya pasca terinfeksi.

“Rasanya sungguh menyakitkan setelah saya disuntik filler malah keluar cairan dan nanah,” ucap D singkat. (andrey)  

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications