FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

02
September
2021

Disdik DKI Bakal Pantau Kesehatan Murid Jelang PTM Terbatas

JAKARTA, KT – Pemerintah pusat telah memulai Sekolah tatap muka atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas sejak Senin, 30 Agustus 2021 di 610 sekolah meliputi dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA.

Kegiatan belajar mengajar di masa Pandemi Covid-19 ini tentu bukan hal yang biasa dihadapi bagi para pelajar terlebih untuk bisa terhindar dari penularan virus corona.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, pihaknya bakal memantau kesehatan anak yang tidak bisa mengikuti sekolah tatap muka atau sedang dalam kondisi tidak sehat. Pemantauan itu dilakukan setelah disarankan koleganya di Dinas Kesehatan DKI.

“Jadi siswanya harus dicari kalau tidak hadir,” kata Nahdiana dalam diskusi daring, di Jakarta, Kamis, (2/9).

Sejauh ini pihak Disdik sudah menguji coba sistem PTM di beberapa sekolah pada April dan Juni 2021.

Namun, karena melonjaknya kasus Covid-19 membuat uji coba itu terhenti. Hingga akhirnya pemerintah pusat telah mengijinkan sekolah tatap muka pada masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini.

Kebijakan ini dimuat dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 883 Tahun 2021 Tentang Penetapan Satuan Pendidikan yang Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pembelajaran Campuran Tahap 1 pada Masa PPKM yang ditandatangani pada 27 Agustus 2021.

Nahdiana melanjutkan akan ada petugas yang turun ke lapangan untuk pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan PTM, di luar Satuan Tugas Covid-19. Dinas mengeluarkan surat tugas kepada mereka untuk mendampingi sekolah-sekolah.

Menurutnya, sekolah tatap muka harus dimulai, meski membutuhkan kerja yang lebih detail dan kompleks. Kekurangan pelaksanaan sekolah tatap muka nantinya akan disempurnakan.

“Jadi kami punya laporan tersendiri sekolah-sekolah secara berjenjang,” ucapnya.

 

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications