21st June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

03
Mei
2021

WhatsApp Pesan Penipuan, Bareskim Polri Minta Masyarakat Waspada

JAKARTA, KT – Para penipu tak pernah kehabisan cara menjerat korbannya, termasuk melalui pesan penipuan yang dikirim dengan SMS. Salah satu bentuk penipuan SMS yaitu mengatasnamakan aplikasi pesan populer, WhatsApp. Demikian kutipan kalimat yang diambil dari Bareskim dalam akun resmi Istagram @ccicpolri, Senin (3/5/2021).

Hal itu terungkap setelah Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri mengungkap modus baru pembajakan WA melalui Sort Message Service (SMS) yang mengaku dari pihak WhatsApp.

“Pesan singkat ini bukan berasal dari WhatsApp tapi penjahat”.

Modus terbaru penipuan dan pembajakan WhatsApp adalah adanya SMS yang mengaku dari WhatsApp yang menyatakan nomor akun WA milik kamu sebagai pemenang dan mendapatkan dana ratusan juta rupiah.

Jika kamu ingin mencairkan dana tersebut kamu diminta untuk mengklik link yang ada di dalam SMS tersebut. Polri mensinyalir link tersebut adalah jebakan phising atau suatu metode untuk melakukan penipian dengan maksud mencuri akun target.

“Sebagai tindakan pencegahan, jika kamu menerima pesan tersebut maka sebaiknya jangan meng-klik tautan yang dicantumkan. Mengingat pesan itu tidak dikirimkan langsung oleh pihak WhatsApp, ada kemungkinan tautan akan menjebak konsumen seperti kasus phising yang banyak terjadi.”

Dittipidsiber adalah satuan kerja yang berada di bawah Bareskrim Polri, dan bertugas melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan siber. Secara umum, Dittipidsiber menangani dua kelompok kejahatan, yaitu computer crime dan computer-related crime.

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications