FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

03
September
2021

Polda Banten Ungkap Penyelundupan Benih Lobster Ilegal Sebanyak 9832 Ekor 

Cilegon – Direktorat Polairud (Ditpolair) Polda Banten berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster atau benur secara ilegal. Sebanyak 9832 ekor diamankan petugas dari tangan tersangka berinsial BN (49).

Kasus tersebut diungkap dalam Konferensi Pers di Mapolda Banten, Jumat (3/9). Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom mengatakan ungkap kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/A/ 330 /IX/2021/SPKT I/DITPOLAIRUD/POLDA BANTEN, tanggal 02 September 2021. Dimana telah terjadi Tindak Pidana Penyelundupan baby lobster (benur/bibit lobster).

“Tersangka kita amankan di Desa Bayah Timur Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak berikut barang bukti 50 (lima puluh) kantong plastik berisi 9382 ekor benih lobster jenis Mutiara dan Pasir,” ujar Giuseppe.

Modusnya, kata Giuseppe tersangka kemas lobster ditiap kantong plastiknya sebanyak 200 ekor dan dibungkus lagi dengan karung.

Lobster ini dibelinya dari para nelayan kemudian dikirim ke pengepul di daerah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

“Menurut keterangan dari tersangka, ribuan benih lobster atau benur adalah milik saudara BT yang beralamat pesisir Tanjung Panto Desa Muara Binuangeun Kec. Wanasalam Kab. Lebak yang akan dikirim kepada saudara BO yang beralamatkan di Cisolok Pelabuhan Ratu Kab. Sukabumi Prov. Jawa Barat,” bebernya.

Selain benih lobster, polisi juga mengamankan 1 unit sepeda motor, 1 buah karung warna putih, 1 lembar STNK motor merk Honda Revo Fit warna hitam No. Pol A 4321 OG an. SAPTUHI, dan 1 buah Handphone Samsung lipat warna hitam.

Dari kasus ini Polisi masih terus kembangkan hingga ke sejumlah pihak yang terkait didalamnya.

Sedangkan tersangka BN (49) kini dijerat dengan pasal Pasal 92 jo pasal 26 ayat(1) UU RI No 11 th 2020 tentang Cipta Kerja yang merubah UURI No. 45 Th 2009 atas perubahan UU No 31 Th 2004 tentang Perikanan Jo pasal 55 KUH Pidana.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Akbp Shinto Silitonga mengatakan, bahwa Polda Banten terus berupaya melakukan tindakan-tindakan Kepolisian dalam rangka mengantisipasi aksi kejahatan di tanah air.

Yang pasti Ditpolairud Polda Banten terus melakukan upaya penegakan hukum sebagai pencegahan terhadap aktivitas kejahatan di tanah air, agar dapat menciptakan rasa aman, tentram dan damai di tengah-tengah masyarakat.

“Ditpolairud Polda Banten komitmen akan terus melakukan pengembangan dan melakukan proses hukum sesuai pasal-pasal yang sudah di tentukan, agar memberikan efek jera bagi pelaku penyelendupan benih lobster secara ilegal,” tutup Shinto Silitonga.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications