FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

04
Juni
2021

Telah Resmi Dibuka, Pelatihan Komponen Cadangan TNI Peserta Dapat Uang Saku Hingga Pendidikan Militer

JAKARTA, KT – Telah resmi dibuka, Pelatihan Komponen Cadangan TNI. Komando Distrik Militer (Kodim) 05/04 Jakarta Selatan mengajak para warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) TNI.

Komcad merupakan unsur yang memperbesar dan memperkuat kekuatan serta kemampuan Komponen Utama Tentara Negara Indonesia (TNI).

Komandan Kodim 05/04, Kolonel Ucu Yustiana mengatakan, warga negara merupakan salah satu sumber Komcad sesuai dengan UU no 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara Pasal 8 ayat (1).

Nantinya, pendaftar Komcad akan mendapatkan pelatihan militer selama tiga bulan.

Dikutip dari UU no 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara, setiap calon yang telah memenuhi persyaratan akan mendapatkan pelatihan serta kompensasi lainnya.

Adapun persyaratan untuk pendaftar Komcad, yaitu warga negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 sampai dengan 35 tahun, setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kemudian, tidak memiliki catatan kriminalitas, sehat jasmani dan rohani, laki-laki atau perempuan, bukan anggota TNI/Polri, bersedia dimobilisasi di seluruh wilayah NKRI, dan bersedia mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh panitia.

Pendaftar Komcad nantinya akan mengikuti seleksi administrasi dan seleksi kompetensi.

“Calon Komponen Cadangan selama mengikuti pelatihan dasar kemiliteran berhak memperoleh uang saku, perlengkapan perseorangan lapangan, rawatan kesehatan dan pelindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” demikian tertulis di UU no 23 Tahun 2019 Pasal 36.

Sementara itu, calon Komcad dari Aparatur Sipil Negara dan pekerja/buruh selama menjalani pelatihan dasar kemiliteran sebagai calon Komcad tetap memperoleh hak ketenagakerjaannya dan tak menyebabkan putusnya hubungan kerja dengan instansi atau perusahaan tempatnya bekerja.

Calon Komcad yang berstatus mahasiswa selama menjalani pelatihan dasar kemiliteran sebagai calon Komcad tetap memperoleh hak akademisnya dan tak menyebabkan kehilangan status sebagai peserta didik.

“Komcad dibentuk sebagai kekuatan cadangan yang dibutuhkan jika sewaktu waktu menghadapi masa darurat. Kami Kodim (05/04 Jaksel) bertugas menjaring animo masyarakat dan membantu pelaksanaan pendaftarannya,” ujar Ucu.

Ucu mengatakan, pendaftaran pelatihan Komcad bagi masyarakat dengan proses rekrutmen dibuka secara sukarela.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui website komcad.kemhan.go.id.

Adapun Komcad Komponen Cadangan dikelompokkkan ke dalam matra dara, matra laut, dan matra udara.

Ucu mengatakan, ada kuota Komcad sebanyak 750 orang di wilayah DKI Jakarta dan 65 orang di Jakarta Selatan. (KPS)