FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

06
Maret
2021

Adam Rahayaan Mengapresiasi Pembangunan Istana Yatim di Kota Tual

MALRA, KT –  Saya sangat gembira dan bahagia dengan dibangunnya  Istana Yatim ini oleh Yayasan Muchsin Zaina Mutia Tual dan patut berbangga dengan langkah Ketua Yayasan Muchsin Zaina Mutia Tual, Muchsin Alkatiri.

Demikian dikatakan Walikota Tual Adam Rahayaan, melakukan Peletakan Batu pertama atas Pembangunan Istana Yatim oleh Yayasan Muchsin Zaina Mutia Tual diatas sebidang tanah seluas kurang lebih 3000 meter bertempat di Desa Fiditan Dusun Mangon Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual.  Jumat 5 Maret 2021.

Mengapa Walikota Tual mengapresiasi perhatian Yayasan MZM terhadap anak bangsa di Kota Tual yang tergolong lemah dan yatim ini, karena baru pertama kali di Provinsi Maluku adanya pembangunan Istana Yatim demi peruntukannya,” sebut Rahayaan.

Rahayaan juga menambahkan bahwa Istana Yatim ini kiranya kelak dijadikan sebagai sebuah wadah yang mampu menampung Anak Yatim di daerah ini untuk dibina. Dididik dan ditempah menjadi manusia yang berbudi luhur, berakhlak mulia serta religius kultural ditengah kehidupan masyarakat Madanih.

Bangunan yang direncanakan berlantai dua itu menghabiskan biaya Rp. 8 Milyar yang bersumber dari Dana Yayasan Muchsin Zaina Mutia Tual  dan direncanakan 6 bulan kedepan sudah harus rampung pekerjaannya dan siap pakai.

Rahayaan juga mengharapkan kepada para pihak guna turut membantu memberikan sumbangan sebagai bagian dari amal dan sedekah kepada Yayasan MZM Tual dalam membantu  pihaknya membangun Istana Yatim ini.

Ditempat yang sama, Hi. Mubarak selaku Pembina Yayasan MZM sempat menjelaskan bahwa Muchsin selaku pendiri Yayasan MZM Tual ini sudah terinspirasi untuk membangun sebuah Gedung sebagai tempat menampungnya kaum lemah, anak yatim yang tak berdaya yang kemudian disebut Istana Yatim.

“Perhatian kepada kaum lemah dan yatim ini dari semua ajaran agama mengharuskan kepada pemeluknya guna dapat memberikan perhatian kepada mereka yang lemah dan yatim tersebut,” jelasnya.

Masih Hi. Mubarak, bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang baik yang datang mengetuk hati dan pikiran kita membangun  kaum lemah dan yatim tak berdaya ini agar kelak mampu berguna ditengah kehidupan masyarakat.

“Olehnya itu semua komponen Yayasan MZM bertekad untuk membuka Wadah Panti Asuhan guna menampung kaum lemah dan yatim di daerah ini, dan diberi nama Istana Yatim Ulfa Mutia Tual,” katanya.

Hi. Mubarak merincikan bahwa keseluruhan Dana Pembangunan Istana Yatim Ulfa Mutia ini berasal dari Modal pribadi Muchsin melalui Yayasan MZM Tual dalam membangun Istana Yatim tersebut.

“Muchsin juga menyampaikan kepada Pembina dan Pengurus Yayasan MZM Tual bahwa langkah kita hendaklah membantu Pemerintah Kota Tual terhadap kaum lemah dan yatim,” rinci Hi. Mubarak.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications