22nd June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

06
April
2021

Presiden Jokowi Naikan Pinjaman UMKM Jadi Rp 100 Juta

JAKARTA, KT  – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, jika plafon KUR tanpa jaminan akan ditingkatkan menjadi Rp 100 juta yang sebelumnya Rp 50 juta. Menurutnya, penyesuaian besaran KUR ini dilakukan lantaran Presiden Jokowi meminta porsi pembiayaan UMKM mampu mencapai level lebih dari 30 persen tahun 2024.

“Adapun saat ini, porsi pembiayaan UMKM berada di level 18 persen-20 persen. Pak Presiden Jokowi meminta bahwa diberikan tantangan yang lebih besar agar ada peningkatan secara lompatan, sehingga Presiden memberikan arahan kredit UMKM ditargetkan di tahun 2024 adalah lebih dari 30 persen,” ujar Airlangga dalam konferensi virtual usai Rapat Terbatas (Ratas), Senin kemarin (5/4/2021).

Tak hanya KUR tanpa jaminan, kredit UMKM dengan plafon antara Rp 500 juta hingga Rp 10 miliar pun ditingkatkan besarannya menjadi Rp 20 miliar.

Airlangga menyebut, Presiden Jokowi meminta bunga KUR yang plafonnya ditingkatkan tersebut tetap bersaing.

Untuk itu pihaknya akan rapat secara internal untuk membahas berbagai program yang bisa membuat suku bunga KUR tak memberatkan.

“Pak Presiden Jokowi minta suku bunga bersaing di kisaran 6 persen. Tentu ada penambahan yang dibahas lagi secara internal,” ucap dia.

Adapun opsinya, antara lain membuat program penjaminan melalui Askrindo maupun Jamkrindo yang lebih besar, pemberian subsidi bunga KUR di luar program PEN dengan besaran sekitar Rp 10 triliun per tahun, maupun percepatan realisasi anggaran PEN.

“Dan apabila dilakukan ada anggaran tambahan yang diperlukan, yang sekarang dialokasikan seperti misalnya (subsidi) KUR 3 persen sampai 3 bulan, kredit UMKM dengan subsidi sampai Juni, dana yang dipersiapkan sekitar Rp 7 triliun. Tentu ada penambahan,” papar Airlangga.

Pinjaman Rp 100 juta per orang dari pemerintah itu bisa diajukan melalui 3 bank pemerintah atau Himbara yaitu BRI, BNI dan Mandiri. Pinjaman tanpa agunan ini sebagai tambahan modal usaha agar makin berkembang.

Ketiga bank tersebut penyalur pinjaman tanpa agunan dalam program KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berharap, penambahan porsi kredit untuk usaha mikro bakal mendorong UMKM naik kelas secara lebih cepat.

“Jadi kita berharap dengan perubahan dan kebijakan anggaran pembiayaan ini, bisa semakin banyak usaha mikro yang naik menjadi usaha kecil, kecil menjadi menengah, dan seterusnya,” pungkasnya.

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications