FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

06
Mei
2021

Alokasi Dana Ohoi dan Dana Desa Kabupaten Malra Mandek, Ini Penjelasan Kadis PMDPPA Malra

MALRA, KT  – Mandeknya pencairan alokasi dana ohoi (ADO) dan Dana Desa Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2021 dikarenakan Laporan Pertanggung Jawaban atas realisasi ADO dan Dana Desa Tahun 2020 belum disampaikan sebagai dasar untuk penetapan silpa.

“Kemudian APBDes dan Perdes penetapan BLT Tahun 2021 belum disampaikan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maluku Tenggara untuk urusan selanjutnya,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maluku Tenggara Maryam Matdoan, saat ditemui diruang kerjanya. Selasa (4/5).

Dikatakannya, sebesar 40 persen dari Alokasi Dana Ohoi dan Dana Desa Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2021 belum di cairkan termasuk didalamnya 8 persen prioritas untuk penanganan Covid-19.

“Dari 192 Desa/Ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara kami sudah memposting SP2D di WhatsApp group untuk prioritas  8 persen Dana Covid 19 dan sebelum tanggal 4 Mei 2021 sebanyak 20 Ohoi sudah dapat mencairkan 40 persen tahap pertama,” terang dia.

Masih katanya, kemudian 58 Ohoi sementara proses SP2D sedangkan Desa/Ohoi lain tinggal saja kembali kepada setiap Kepala/Pj. Kepala Ohoi setempat, dan diharapkan kepada Ohoi yang lain agar segera mungkin menyampaikan berkas dokumen pencairan Dana Tahap Pertama 40 persen  kepada Dinas PMDPPA Kabupaten Maluku Tenggara guna proses selanjutnya.

“Karena jika ada regulasi baru tentang ADO dan Dana Desa yang belum dicairkan, untuk itu diharapkan kepada Para Kepala/Pj. Kepala Ohoi serta Perangkat dan Operator segera menyiapkan dokumen terkait dengan proses pencairan  Alokasi Dana Ohoi 40 persen tahap pertama untuk menghindari kemungkinan adanya regulasi baru yang akan muncul,” pinta Maryam Matdoan.

Menurutnya dari 192 Ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara sudah dapat di proses ke KPKN sebanyak 58 Ohoi, sedangkan 132 Ohoi belum menyampaikan dokumen pencairannya,

Maryam Matdoan berharap agar dapatlah saling berkoordinasi dengan baik antara Para Kepala/Pj. Kepala Ohoi dan Camat setempat dengan pihaknya untuk dapat mengatasi berbagai kesulitan yang dialami pihak Ohoi. “Sebaliknya jika ada hal-hal diluar dugaan patut disampaikan kepada pihak Inspektorat sesuai fungsinya dan penyiapan dokumen percairan agar segera diselesaikan,” tutupnya. (Nor Safsafubun)

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications