22nd June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

06
Juni
2021

Warga Puri Madani 2 Kecewa Tindakan Satpol PP Tangsel

TANGSEL, KT – Sejumlah tempat bedeng liar yang berdiri dan mulai menjamur di permukiman warga di Jalan Griya Mulatama, Perumahan Puri Madani 2, RT 2/12, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi konflik bagi Warga Puri Madani 2.

Setelah adanya pemberitaan mengenai keresahan Warga Puri Madani 2 terkait menjamurnya bangunan bedeng liar di wilayahnya itu. Sejumlah petugas Satpol PP Tangerang Selatan mulai mendatangi bedeng liar pada 3 Juni 2021 kemarin.

Saat petugas Satpol PP meninjau lokasi, sempat terjadi perbincangan  dengan pemilik bedeng liar dan penjaga lahan.

Mereka mengakui bahwa bedeng yang mereka bangun di lahan seluas sekitar setengah lapangan bola ini berdiri tanpa izin warga sekitar. Kepada petugas Satpol PP, pemilik bedeng dan penjaga meminta ruang mediasi dengan warga.

“Kami akan mengundang penanggung jawab lahan dan pemilik usaha bedeng untuk bertemu dengan perwakilan warga. Kami akan jadwalkan waktunya. Diharapkan dengan mediasi, nantinya ada titik temu,” ujar Yanto, koordinator tim lapangan Satpol PP Tangsel.

Menurut Yanto mediasi dilakukan agar tak terjadi konflik horizontal antara warga dengan pemilik bedeng.

Mengetahui hal ini, Warga Puri Madani 2 menjadi sangat kecewa karena kedatangan Satpol PP yang diharapkan dapat memberi peringatan hingga menertibkan keberadaan bedeng liar, malah sebaliknya tampak membuka ruang mediasi antara pemilik bedeng liar dengan warga bahkan berjanji akan  memfasilitasi mediasi tersebut.

Ketua RT 02/12, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Perumahan Puri Madani 2, Isran Hasan mengatakan silahkan jika Satpol PP Tangsel merasa ingin memediasi masalah ini. Namun, ia memastikan keinginan warganya agar semua bedeng di sana ditertibkan.

Jangan sampai mediasi menghasilkan kesepakatan yang melanggar aturan. Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah seharusnya menegakkan peraturan bukan malah mediasi,” ucapnya.

Menurutnya ini jadi salah kaprah seolah menyetujui atau tidak mempermasalahkan adanya pelanggaran aturan dengan berdirinya bedeng liar di perumahan warga.

“Keinginan Warga Puri Madani 2 sangat sederhana; kami hanya ingin hidup tentram dari kebisingan pekerjaan di bedeng, kami ingin lingkungan kami tidak tercemar dari limbah bedeng, dam kami ingin kesehatan kami tidak terancam akibat polusi udara karena kegiatan pembakaran dan kekumuhan yang mengganggu lingkungan,” pintanya.

Intinya, lanjut dia kami ingin lingkungan kami bebas dari keberadaan bedeng-bedeng liar tersebut.

“Jadi, seharusnya petugas Satpol PP datang untuk menegakkan aturan dan melakukan penertiban jika ada bangunan illegal bukan mediasi,” ucap Irsan.

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications