22nd June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

07
Juni
2021

Sampai Saat Ini, Polri Belum Temukan Titik Terang Server Pembobol Data BPJS Kesehatan

JAKARTA, KT – Terkait dengan bocornya data 279 juta peserta  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), sampai saat ini Polri belum menemukan titik terang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengungkapkan, sampai saat ini penyidik masih bekerja menelusuri pembobolan data BPJS Kesehatan tersebut.

“Belum ada info tentang hal terkait asal negara server pembobol tersebut,” ujar Rusdi saat dikonfirmasi pada Senin, 7 Juni 2021.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa sembilan orang saksi yang terdiri dari dua orang pihak BPJS Kesehatan, dua orang pihak Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan lima vendor.

Sebagaimana diketahui, data 279 juta peserta BPJS diduga bocor dan dijual di situs raidsforum.com. Data tersebut mencakup nomor induk kependudukan, kartu tanda penduduk (KTP), nomor telepon, email, nama, alamat, hingga gaji.

Data bocor tersebut dijual oleh pengguna forum dengan nama id ‘Kotz’. Ia mengatakan data tersebut juga termasuk data penduduk yang sudah meninggal. “Ada satu juta contoh data gratis untuk diuji. Totalnya 279 juta, Sebanyak 20 juta memiliki foto personal,” kata dia dalam utas yang dibuat pada 12 Mei 2021. (TMP)

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications