21st June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

11
Juni
2021

Usai Mengadu ke Presiden, Aksi Premanisme di Tanjung Priok Ditangkap

JAKARTA , KT – Aksi para premanisme yang kerap melakukan pemalakan atau pingutan liar (pungli) terhadap supir truk kontainer dikawasan PT Jakarta International Container Terminal (JICT), di Tanjung Priok, Jakarta Utara diamankan polisi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Putu Kholis mengatakan, pihaknya mengamankan para pelaku pungli di kawasan PT JICT, Pelabuhan Tanjung Priok. Diantaranya sebanyak 7 pelaku pungli berinisial MAG (37), RD (41), AS (36), WW (24), BEP (31), RPH (50) dan B (42) dalam hal ini.

“Para pelaku ini telah menerima uang pungli yang sudah ditentukan nominalnya. Jika memang si sopir tidak memberikan maka pelayanannya akan diperlambat bahkan sampai tidak dilayani,” ungkap Kholis melalui keterangannya, Jumat (11/6/2021).

Ia mengungkapkan, para pelaku pungli ini paling banyak berprofesi sebagai operator crane di sekitar lokasi. Dalam hal ini, para pelaku biasanya meminta uang pungli untuk mempermudah dan mempercepat proses pembongkaran barang.

“Jika tidak diberikan maka berimbas pada pelayanan bongkar muat kontainernya, bisa saja diperlambat,” katanya.

Alhasil, modus para pelaku pungli dalam melakukan aksinya yakni dengan meletakan wadah plastik di badan alat crane. Nantinya, para kontainer wajib mengisi wadah plastik tersebut dengan uang agar segera dilayani.

“Modusnya terbilang unik ya, dengan meletakkan plastik atau kemasan botol dan harus diisi oleh pengemudi dengan uang nominal mulai dari Rp5-20 ribu. Jika si sopir tidak memberikan uang maka tidak dilayani atau dilayani dengan sangat lambat,” jelasnya.

Dari tujuh pelaku pungli ini, polisi juga turut berpartisipasi dalam pembelian barang lainnya seperti botol plastik tempat lain uang pungli hingga hasil pungli senilai Rp1.287.000.

“Saat ini, ketujuh pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” tuturnya.

Sekadar informasi, Presiden Jokowi sempat mendengar langsung keluhan dari para sopir terkait aksi premanisme dan pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mendengar keluhan itu, Presiden langsung menghubungi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Presiden meminta Kapolri untuk menyelesaikan permasalahan ini. Menindak lanjuti hal tersebut, Polres Metro Jakarta Utara bergerak cepat memburu para preman yang meresahkan di Tanjung Priok.

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications