FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

11
Oktober
2021

Kondisi Geopolitik dan Faktor Cuaca Diduga Pemicu Krisis Energi Disejumlah Negara

JAKARTA, KT – China dan Inggris tengah mengalami krisis energi seperti sejumlah negara di dunia yang menyebabkan melonjaknya harga gas dan batu bara juga minyak.

Dalam acara webinar “Krisis Energi Mulai Melanda Dunia, Bagaimana Strategi RI?” yang digelar IKA FH UNDIP pada, Minggu (10/10/2021) Gubernur Indonesia untuk Organization of the Petroleum Exporting Countries 2015-2016 Widhyawan Prawiraatmadja mengatakan, setidaknya terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kondisi tersebut.

“Krisis energi di Eropa khususnya Inggris oleh adanya perfect storm, kondisi musim panas dan dingin yang parah. Ditambah dengan keterbatasan pasokan dari Rusia sebagai salah satu pemasok utama bagi Eropa,” ujarnya.

Kondisi geopolitik menjadi salah satu pemicu, yakni persaingan ekonomi antara Amerika Serikat (AS) & China, China & Australia hingga Rusia & Uni Emirat Arab. Selain itu, faktor cuaca juga berpengaruh pada terkendalanya produksi energi dari wind-power dan hydro.

Sementara itu, upaya dekarbonisasi untuk mengatasi dan mengurangi dampak perubahan iklim melalui transisi energi, tampaknya masih menghadapi kesulitan khususnya di negara-negara Eropa.

“Dalam konteks Eropa, aturan emisi CO2 yang semakin ketat telah menyebabkan harga karbon yang sangat tinggi, yang berdampak langsung pada energi fosil khususnya batu bara,” jelasnya.

Sementara itu di China, kondisi pemulihan ekonomi di Negeri Tirai Bambu telah mendorong peningkatan permintaan komoditas energi. Hal ini semakin diperparah dengan adanya embargo suplai batu bara dari Australia.

“Jadi sedikit kelangkaan, harganya pun naik. Sehingga untuk mengurangi kerugian China memakai energi lokal dan membatasi suplai impor, namun harus dilakukan dengan adanya pemadaman (listrik) bergilir,” ujar Widhyawan. Ia menyimpulkan, fenomena krisis energi yang terjadi di beberapa negara pada prinsipnya disebabkan oleh dinamika supply dan demand, dengan dinamika yang semakin kompleks sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan ketidakpastian. ***

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications