FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

11
Oktober
2021

4 Anggota DPRD Muara Enim Diperiksa KPK Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi

JAKARTA, KT – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil empat anggota DPRD Kabupaten Muara Enim. Mereka diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR serta pengesahan APBD 2019.

Keempat saksi tersebut di antaranya Kasman, Mardalena, Verra Arika dan Samudera Kelana. Mereka akan melakukan pemeriksaa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Senin (11/10/2021).

“Hari ini 11 Oktober 2021 pemeriksaan saksi TPK pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan Pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2019 untuk tersangka ARK,” ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Diberitakan sebelumnya, KPK juga sudah menetapkan 10 anggota DPRD Kabupaten Muara Enim sebagai tersangka. Mereka diduga menerima uang fee sebesar Rp5,6 miliar terkait proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Tahun 2019.

Kesepuluh anggota DPRD tersebut antara lain Indra Gani BS (IG), Ishak Joharsah (IJ), Ari Yoca Setiadi (AYS), Ahmad Reo Kusuma (ARK), Marsito (MS), Mardiansyah (MD), Muhardi (MH), Fitrianzah ( FR), Subahan (SB), dan Piardi (PR). Mereka resmi ditahan pada Kamis (30/9) lalu.

Sebagai informasi, perkara ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya yang menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Mereka adalah Robi Okta Fahlevi, Ahmad Yani, Elfin MZ Muchtar, Aries HB dan Ramlah Suryadi. Perkara mereka telah berkekuatan hukum tetap.Sedangkan satu tersangka lainnya, persidangan Juarsah saat ini perkaranya masih tahap di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Palembang.

 

 

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications