FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

11
Oktober
2021

Polisi Bekuk 11 Tersangka Kasus Pencurian dengan Kekerasan

JAKARTA, KT – Jajaran Resmob Polda Metro Jaya meringkus 11 orang tersangka kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah Bekasi dan Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan 11 tersangka tersebut kerap beraksi di tempat sepi saat mengincar para korban.

“Modusnya mereka mencari tempat yang sepi, melibat ada kendaraan sepeda motor kemudian mereka mulai biasanya mereka langsung memberhentikan dan melakukan kekerasab dan merebut kendaraan korban,” kata Yusri dalam konferensi pers, Senin (11/10/2021).

Ia juga menjelaskan, 11 tersangka tersebut dalam tiga kelompok berbeda. Pertama, kasus pencurian dengan kekerasan di Tambun, Kabupaten Bekasi, ada empat tersangka yang berhasil, dengan satu orang masuk dalam daftar orang (DPO).

“Tersangka ada EH alias B yang menodongkan senjata tajam dan membacok, SP alias S sebagai joki yang membonceng A (DPO), kemudian RH joki yang membonceng EH, serta RA alias A yang menyediakan senjata tajam beruoa dua celurit,” katanya.

“Modusnya bersama bergerak dan biasanya sekitar pukul 00.30 WIB dia melihat korban melintas di daerah Tanbun dan memepet korban agar memberikan barang berharganya. Saat melakukan perlawanan, korban diancam dengan celurit,” sambungnya.

Untuk kasus kedua yang terjadi di Kabupaten Tangerang, Banten, polisi polisi dua tersangka dengan inisial S dan FM. Tersangka FM sebagai kapten atau eksekutor, yang juga residivis kasus serupa. FM diketahui masih berusia di bawah umur.

Sedangkan S alias B lanjutnya, merupakan joki yang membonceng FM. Ada barang bukti yang kita amankan termasuk kendaraan bermotor dan ponsel yang berhasil dirampas,” terangnya.

“Modusnya sama, mencari sasaran di tempat yang sepi. Saat melihat si korban kemudian dia berhenti dan mengeluarkan selurit. Cuma saat itu ada perlawanan dari korban untuk mempertahankan kendaraannya, kemudian FM ini membacok korban,” sebutnya.

Terakhir, kasus ketiga yang terjadi di Rawalumbu, Bekasi terdapat lima orang tersangka yang memilikinya.

Yusri mengungkap dalam kasus ketiga ini, korban mendapatkan bacokan sebanyak tiga kali dari
para tersangka.

Tersangka berinisial MH yang membacok korban dengan selurit, MS yang membacok korban dua kali, MA seorang joki untuj MH dan AM sebagai joki untuk MS. Serta MA alias C yang berperan dalam menyiapkan senjata tajam.

“Tersangka melakukan pembacokan sebanyak 3 kali. Dua diantaranya di lengan sebelah kanan dan sebelah kiri,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, 11 orang tersangka tersebut akan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara 9 tahun.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications