FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

12
Oktober
2021

Pungli Sertifikat Tanah, Oknum Lurah di Samarinda Ditangkap Polisi

JAKARTA, KT – Polres Kota Samarinda meringkus seorang oknum Lurah karena melakukan pungutan liar (pungli). Adapun ketika dibekuk, polisi mengamankan uang sebesar Rp600 juta.

Wakapolresta Samarinda AKBP Eko Budiarto membenarkan penangkapan lurah tersebut. Lurah yang berinial EA tersebut dibekuk dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus pungli.

“Kami telah melakukan OTT terhadap oknum Lurah di Samarinda terkait perkara pungli Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Eko kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).

Lebih jauh Eko mengatakan, masyarakat yang mengajukan permohonan sertifikat tanah dimintai biaya sebesar Rp1,5 juta per kapling.

“Dari hasil pemeriksaan, pungli ini dilakukan sejak November tahun 2020. Barang bukti saat OTT berjumlah Rp600 juta lebih uang tunai. Ada yang dalam rekening dan ada di dalam meja kerja,” ungkapnya.

Eko menduga, diperkirakan ada 1.500 masyarakat yang mengajukan untuk membuat sertifikat tanah. Namun, ada sebagian yang bayar cash, ada juga yang mencicil.

Kasus ini dibongkar setelah polisi mendapat laporan masyarakat yang merasa dirugikan.
Karena memang pengajuan PTSL ini tidak dipungut biaya sama sekali sesuai amanat Presiden Jokowi.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications