FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

12
Oktober
2021

Dinilai Rugikan Masyarakat, Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Pinjol Ilegal

JAKARTA, KT – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian, menindak tegas pinjaman online (Pinjol ) ilegal yang telah merugikan masyarakat.

Tindak tegas tersebut kata Kapolri, merupakan instruksi langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan pinjol

“Kejahatan pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat. Sehingga dibutuhkan tindakan penanganan khusus,” ujar Sigit di Mabes Polri, Selasa (12/10/20221).

Sigit meminta lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif.

Adapun pelaku kejahatan pinjol, menurut Sigit, seringkali memberikan promosi atau tawaran yang mampu membuat masyarakat tergiur dalam menggunakan jasa layanan tersebut.

Sehingga, hal itulah yang menjadi salah satu penyebab banyaknya korban pinjol.

“Harus segera dilakukan penanganan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tegasnya.

Di tengah situasi pandemi Covid-19, lanjut Sigit, penyelenggara pinjol juga memanfaatkan situasi masyarakat yang perekonomiannya beroperasi.

“Pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat, karena data diri korban akan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jika terlambat membayar ataupun tidak bisa membayar pinjamannya,” sebutnya.

Hal yang membuat masalah pinjol ilegal bertambah miris lagi, Sigit menyebut, ada beberapa kasus bunuh diri karena tak mampu bunga yang besar dari pinjol ilegal tersebut.

“Banyak juga penemuan yang disertai dengan ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang menumpuk dan tidak membayar,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Lebih jauh, ia juga mengungkapkan, hingga Oktober 2021, Polri tercatat menerima sebanyak 370 laporan polisi terkait kejahatan pinjol ilegal.
Dari jumlah tersebut, 91 di antaranya telah selesai, 278 proses penyelidikan dan tiga tahap penyidikan.

Karena itu, dari segi Pre-Emtif, Sigit meminta kepada seluruh jajarannya untuk aktif melakukan edukasi dan sosialisasi serta literasi digital kepada masyarakat akan bahayanya memanfaatkan layanan pinjol ilegal.

Selanjutnya, mendorong Kementerian/Lembaga untuk melakukan registrasi regulasi pinjol. Selanjutnya dari sisi Preventif, Sigit meminta kepada jajarannya melakukan patroli Siber di media sosial.

Hal itu jangan lupa berkoordinsi dengan Kementerian/Lembaga dalam membatasi ruang gerak transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.

“Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk penanganan satgas Pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait,” imbuhnya.

Berkenaan hal ini, Polri telah memiliki kerjasama tentang pemberantasan pinjol ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, Kementerian Koperasi dan UMKM.

“Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordinasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara,” pungkas Kapolri.

 

 

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications