22nd June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Gema Ramadhan Vihara Hemadhiro Mettavati Hari Pertama Berjalan Lancar

JAKARTA, KT – Sebanyak 300 nasi bungkus untuk berbuka puasa sudah disalurkan dengan baik kepada warga RW 01 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng dalam kegiatan Peduli Kasih Gema Ramadhan Vihara Hemadhiro.

Sejak sore hari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi), Biksu YM Bhante Khanit Sannano Mahathera yang juga merupakan pengurus Vihara Hemadhiro Mettavati nampak berjibaku menyiapkan santapan berbuka puasa acara Peduli Kasih Gema Ramadhan Vihara Hemadhiro.

“Ini adalah bulan baik bagi umat muslim di Indonesia dan di Dunia maka itu kita adakan kegiatan Peduli Kasih Gema Ramadhan Vihara Hemadhiro. Saat ini ada tujuh agama yang diakui di Indonesia, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu  dan aliran kepercayaan (agama asli Nusantara) yang juga telah diakui sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia tertanggal 7 November 2017,” terang Bhante Khanit kepada KomunitasTodays.co, Rabu malam (14/4/2021).

Menurut pria yang akrab dipanggil Bhante ini, ketujuh agama ini saling guyub rukun menjaga persatuan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Indonesia, kata Bhante menjadi kuat selama ini karena berlandaskan Pancasila dan Pancasila yang telah menyatukan kita selama ini tanpa pandang Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

“Saya selalu menanamkan sifat welas asih yang dimiliki dewa Brahma, Se Mien Fo. Dewa yang mempunyai empat muka ini memiliki empat sifat yaitu, Pertama Metta (mencintai kebaikan dan kebajikan), kedua Karuna (kasih sayang), ketiga Mudita (sukacita simpatik dan empati), dan keempat Upeksha (keseimbangan),” jelas Bhante Khanit.

“Kalau kita tanam cinta kasih, kasih sayang, simpati hati, dan seimbang hati, maka hati kita akan tenteram bahagia. Kita harus selalu mempunyai cinta kasih kepada semua mahkluk,” imbuh dia.

Ketua Vihara Hemadhiro Mettavati Pdt. Gouw Tjeng Sun, S.Dt.B atau yang akrab disapa Romo Asun menambahkan, apa yang kita lakukan hari ini dengan mengadakan kegiatan Peduli Kasih Gema Ramadhan Vihara Hemadhiro selama sebulan penuh adalah upaya kita menegakkan Pancasila dalam menjaga persatuan dan kesatuan umat beragama.

“Yang kami doakan dalam bulan suci ramadhan ini adalah, semoga Indonesia secepatnya terbebas dari wabah pandemic Covid-19. Supaya ekonomi kita bisa kembali normal,” kata Romo Asun.

Romo Asun juga berpesan dalam kegiatan Peduli Kasih Gema Ramadhan 1442 H, Vihara Hemadhiro Mettavati yang melibatkan, pihak Pemerintah, TNI dan Polri, Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi), serta PWI Koordinatoriat Jakarta Barat agar dilihat dari sudut pandang positif.

“Apa yang baik kiranya bisa kita serap dan apa yang buruk kiranya bisa kita jauhkan dari diri kita. Jadikan Firman Tuhan sebagai landasan hidup kita didunia yang fana ini,” tutup Romo. (andrey)

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications