21st June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

16
Maret
2021

Mahasiswa Penabrak Pratu BSA Hingga Tewas Tidak dalam Kondisi Mabuk

JAKARTA, KT – Muhammad Irfan pelaku penabrak anggota TNI Pratu Bagus Sayyid Ashar di kebayoran baru ternyata saat dipastikan oleh Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Suharno dalam keadaan sadar dan tidak dalam kondisi mabuk.

Semua sudah di cek dan kondisi tersangka penabrak pada saat kejadian tidak dalam keadaan mabuk” ujar  Suharno saat dikonfirmasi pada Senin  (15/3/2021). 

Irfan saat itu mengendarai mobil Mazda bernomor polisi B 1877 PIC dan menabrak Pratu Bagus di Jalan Brawijaya Raya, Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (14/3/2021) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Suharno memastikan kecelakaan terjadi murni karena ketidakhati-hatian.

“Iya pengendara kurang hati-hati sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” kata Suharno.

Sebelumnya, Pratu Bagus mengendarai sepeda motor Yamaha Scorpio F-6953-KA.

Kepala Satuan Pamong Praja Kelurahan Pulo Reny Widyawati mengatakan, mobil Mazda melaju kencang lalu menabrak Pratu Bagus dan menghantam pohon.

Sebelumnya diketahui Reny menyebutkan, pengendara mobil dalam keadaan mabuk saat insiden tersebut terjadi.

“Mobil B 1877 PIC melaju kencang, dalam keadaan mabuk menyambar satu pengendara motor dan mobil tersebut menghantam pohon,” ucap Reny dalam keterangan tertulis, Senin (15/3/2021).

Pratu Bagus merupakan anggota TNI dari kesatuan Detasemen Markas Komando Strategis Angkatan Darat (Denma Kostrad).

Pratu Bagus mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kecelakaan. JenPratu

Sementara itu, Irfan pelaku penabrakan merupakan seorang mahasiswa. Irfan juga sempat ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications