FOLLOW US ON SOCIAL

Satpas SIM Daan Mogot Jakarta Barat Makin Presisi dengan Aplikasi SINAR

JAKARTA, KT – Berkat diluncurkannya aplikasi online pembuatan dan perpanjangan SIM dengan aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR). Kini masyarakat bisa tersenyum lebar. Hal itupun juga dirasakan warga masyarakat di wilayah Satpas SIM Daan Mogot Jakarta Barat.

“Aplikasi SINAR ini sejalan dengan program Kapolri Jenderal Listyo Sigit, yang Presisi,” kata Kepala Seksi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Agung Permana ketika dikonfirmasi. Sabtu (17/4/2021).

Menurut Agung, aplikasi SINAR bisa diakses melalui platform Digital Korlantas Polri yang dapat diunduh di Apps Store dan Play Store, (unduh disini).

Platform itu merupakan portal aplikasi seluruh layanan Korlantas Polri, termasuk di dalamnya pelayanan perpanjangan atau pembuatan SIM A dan SIM C,” jelas Agung.

Kompol Agung katakan, aplikasi ini dibuat sekaligus menjawab tantangan di era 4.0. Karena masih dalam kondisi pandemi, jadi bisa dilakukan di mana saja.

Agung berharap dengan adanya aplikasi ini, dapat mencegah interaksi antara petugas dengan pemohon sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Sementara Sutan salah satu pemohon SIM online Satpas SIM Daan Mogot Jakarta Barat usai dicetak, menyatakan rasa puas atas kinerja Polri dalam pelayanan dan membantu perpanjangan SIM online.

“Saya merasa puas dan terima kasih kepada Polri untuk perpanjangan SIM online nya,” tuturnya.

Sedangkan M. Rafi pemohon SIM online lainnya, juga menyampaikan terima kasih kepada Polri yang telah memberikan kemudahan dalam kepengurusan perpanjangan SIM online, yang awalnya setengah hari kini bisa cepat selesai.

“Pokoknya saya merasa puas atas pelayanan SIM online dan kinerja petugas Satpas SIM Daan Mogot ini,” ujarnya.

Kepala Satpas SIM Daan Mogot Jakarta Barat Kompol Agung menambahkan, pemohon tidak perlu hadir ketika membuat atau memperpanjangan SIM karena bisa dilakukan di mana saja secara online.

Jika sebelumnya masa berlaku SIM berdasarkan tanggal lahir pemilik, maka kini berdasarkan tanggal penerbitannya. Dengan masa berlaku tetap lima tahun dan masa kedaluwarsa dari SIM kini bergantung pada tanggal pencetakan.

“Setelah SIM dicetak, pemohon diberikan tiga pilihan untuk menerima kartu fisik SIM tersebut. Pertama bisa diambil sendiri pada Satpas penerbit, yang kedua dengan diwakilkan menggunakan surat kuasa, dan ketiga menggunakan jasa pengiriman PT Pos Indonesia,” terangnya.