FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

17
September
2021

Medina Zein Dilaporkan ke Polisi Diduga Mengancam Saat Ditagih Hutang

JAKARTA, KT – Pemilik usaha travel umrah bernama Samira Bayasud melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya terkait dengan dugaan pengancaman saat ditagih hutang terkait biaya umrah jamaahnya pada 2018 silam.

Kuasa hukum Samira Bayasud, Ahmad Ramzy mengatakan suami dari kliennya tersebut meminjamkan sejumlah uang untuk tiket pemberangkatan jemaah umrah dari agent travel Medina Zein.

Namun pihak Medina Zein memberikan cek yang tidak dapat dicairkan.

“Yang tiket itu ditalangi oleh suaminya mba Samira sejumlah Rp240 juta yang kemudian diberikan cek olehnya (Medina Zein) namun tidak bisa dicairkan sehingga dilakukan penagihan namun terdapat ucapan pengancaman yang dilontarkan Medina Zein,” kata Ramzy di Polda Metro Jaya, Kamis (16/9/2021).

Ramzy juga menambahkan, sebelumnya Median Zein telah membayarkan pinjaman uang tersebut. Namun belum sepenuhnya lunas, masih terdapat sisa hutang sebesar Rp70 juta.

“Kita sebenarnya sudah berkomunikasi tapi malah pengancaman yang diterima. Ini kita persangkakan di Pasal 335 KUHP juncto UU ITE,” jelas Ramzy

Sementara itu, Samira menjelaskan Medina Zein melontarkan sejumlah ancaman melalui media elektronik. Janjinya akan dikembalikan tahun 2018.

“Ancamannya seperti siap-siap masuk kantor polisi, siap-siap bekal Indomie untuk ditahan, siap-siap makan nasi kering. Barang bukti ancaman melalui screenshot via WhatsApp dan DM Instagram,” tuturnya.

 

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications