FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

17
September
2021

Ungkap Kasus TPPU Dari Peredaran Obat Ilegal, Polhukam Apresiasi Sinergi Polri dan PPATK

JAKARTA, KT – Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD memberikan apresiasi kerjasama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dengan Mabes Polri yang berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (money laundring) dari penjualan obat-obatan tanpa izin edar dan obat aborsi secara ilegal.

“Saya apresiasi sinergi Bareskrim Polri dan PPATK yang berkolaborasi dalam mengungkap tindak pidana pencucian uang yang berasal dari peredaran obat ilegal dengan hasil siataan Rp531 miliar,” jelas Mahfud saat konferensi pers di Mabes Polri, Kamis (16/9/2021)

Di sisi lain, Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto menyebut dalam pengungkapan kasus ini polisi menangkap tersangka DP. Pelaku telah melakukan aksinya sejak 2011 hingga 2021.

“Jika ditelusur ke belakang, tersangka DP tidak memiliki keahlian di bidang farmasi. Dia juga tidak memiliki perusahaan yang bergerak di bidang farmasi namun dia menjalankan, mendatangkan obat-obat dari luar tanpa izin edar dari BPOM,” ungkap Agus.

Selain mengamankan pelaku DS, polisi juga menyita barang bukti berupa sembilan rekening, tabungan deposito, asuransi, unit apartemen dan aset-aset milik tersangka.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) dan/atau Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 64 KUHP dan Pasal 3 dan/atau Pasal 4 dan/atau Pasal 5 Jo Pasal 10 UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications