FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

19
April
2021

Kapolres Metro Jakarta Barat: Kita Tidak Tolelir Segala Bentuk Pelanggaran Hukum

JAKARTA, KT – Awalnya polisi mendapatkan informasi terkait penyalahgunaan narkoba pada hari Kamis 15 April 2021, kemudian segera ditindak lanjut oleh unit 1 Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat. Hal ini dikatakan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menjelaskan atas penangkapan artis sekaligus model Js terkait penyalahgunaan narkotika.

Ady menjelaskan dari hasil penggeledahan diamankan barang bukti  berupa 1 plastik kecil ganja 0,52 gram, 6 pack kertas vapir merk zippo, 1 plastik tembakau seberat 44 gram yang didapat dalam tas ransel berikut 2 botol liquid vape yang diduga ganja sintesis dan 4 buah buku.

“Terkait penemuan tembakau dan liquid vape terbukti tidak mengandung narkotika. Sedangkan barang bukti yang tersebar di didalam mobil, kami pastikan positif mengandung ganja dan yang bersangkutan dari hasil urine nya pun positif,” terang Kapolres Metro Jakarta Barat Ady Wibowo didampingi Kasat Narkoba Akbp Ronaldo Maradona Siregar, Senin (19/4/2021).

Selain Js pihaknya juga berhasil mengamankan teman pelaku berinisial D, namun sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Dari hasil urine nya yang bersangkutan sangat jelas positif mengandung THC atau positif menggunakan narkotika jenis ganja dan diprediksi baru seminggu yang bersangkutan menggunakan ganja tersebut,” jelasnya.

Lanjut Kapolres Metro Jakarta Barat, tersangka mengaku menggunakan narkoba tersebut karena susah tidur. Namun, kata dia bentuk pelanggaran hukum apapun kita tidak bisa tolelir meski dengan alibi bermacam-macam.

Sementara mengakui kesalahannya artis JS memohon maaf atas perbuatannya, terutama pada keluarga dan orang-orang yang terdekatnya.

“Saya juga ingin meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia, karena saya sudah menjadi contoh yang buruk dan sudah melakukan perbuatan yang tidak patut dicontoh,” ucap JS.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menambahkan, atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 111 ayat 1, sub pasal 127 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

“Perlu diketahui untuk warga masyarakat di Jakarta Barat khususnya, segala tindak pelanggaran yang dilakukan. Kita di Polres Metro Jakarta Barat tidak akan mentolelir hal itu. Masyarakat juga jangan takut untuk memberikan informasi jika ada kejadian yang mencurigakan kepada polisi, karena peran serta dari masyarakat ikut membantu kinerja kepolisian,” tandas Kapolres Metro Jakarta Barat. (bam)

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications