FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

19
Mei
2021

Mitra Ojek Online Punya Ekspektasi Besar Setelah Merger Gojek-Tokopedia

JAKARTA, KT – Mitra ojek online memiliki ekspektasi besar dengan adanya merger antara Gojek dengan Tokopedia. Harapan kembalinya bonus dan insentif seperti masa keemasan Gojek pada masa lalu pun kian mencuat dalam sanubari para Mitra Ojek Online.

“Saya berharap dengan adanya merger tersebut akan membuka peluang bagi kesejahteraan Mitra Ojek Online. Bentuknya bisa dengan skema insentif, bonus, atau lain semacamnya,” kata Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono. Selasa (18/5/2021) kemarin.

Menurutnya, para Mitra Ojol tentunya akan sangat berharap juga menunggu incomenya itu bisa naik dengan adanya peluang diberikan bonus serta insentif. Dan hal itu yang akan kita tekankan di merger Gojek-Tokopedia ini.

“Ekspektasi besar juga permintaan itu adalah hal yang wajar bila memang ada kenaikan orderan dan meningkatkan pendapatan didalam perusahaan. Dimana membuat dampak yang signifikan bagi pemasukan perusahaan juga dan itu perlu juga ada kenaikan bonus untuk menjaga semangat bekerja para Mitra Ojek Online di jalanan,” imbuh Igun.

Sementara Igun belum mengetahui skemanya, dikarenakan belum ada sosialisasi dari pihak GoTo.

“Intinya para Mitra Ojek Online minta diperhatikan pendapatannya agar diperbaiki dan dinaikkan. Bonus yang aada sekarang ini sering dikeluhkan karena dirasa sangat kecil dan tidak sesuai harapan para Mitra Ojol,” beber dia.

Perlu diketahui, saat ini Patrick Cao menduduki jabatan sebagai Presiden GoTo dan Kevin Aluwi menjabat sebagai CEO Gojek serta CEO Tokopedia adalah Wiliam Tanuwijaya.

Sementara sebagai CEO adalah Andre Soelistyo. Andre juga akan memimpin layanan pembayaran dan keuangan di bawah merek baru GoTo Financial.

Brand GoTo hasil merger dari Gojek dan Tokopedia itu membawahi Gopay dan penawaran layanan pedagang dan keuangan grup.

Setelah Nasib Mitra Ojek Online bagaimana Nasib OVO di Tokopedia

Setelah merger Gojek-Tokopedia ini, nasib OVO yang selama ini ada dalam Platform Tokopedia jadi bahan pertanyaan. Pasalnya selama ini OVO termasuk menjadi metode pembayaran dalam Tokopedia.

“Tidak ada perubahan yah. Layanan OVO di Tokopedia beserta mitra OVO didalamnya termasuk penggunaan OVO cash dan OVO Points akan tetap ada dalam transaksi pembayaran,” ujar Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit. Selasa (18/5).

Dikatakan, OVO berkomitmen terus menjalankan strategi ekosistem terbuka yang mengedepankan kolaborasi untuk mendorong inklusi keuangan.

“OVO Cash dan OVO Points di Tokopedia dan berbagai platform lainnya yang selama ini menjadi mitra OVO akan terus dilayani dengan baik,” tutur dia.

“Semua ini sebagai bentuk komitmen OVO dalam mengembangkan use-case dan mengembangkan layanan finansial yang komprehensif yang menjawab kebutuhan pengguna, sembari terus mendorong perluasan ekosistem kami,” tambahnya. (an10) 

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications