FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

19
Juni
2021

Anies Baswedan: Seluruh Kegiatan Harus Berhenti Jam 9 Malam

JAKARTA, KT  – Melonjaknya angka penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta kembali mendapat penekanan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini pun ditekankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kita akan mulai melakukan penindakan terhadap berbagai pembatasan kegiatan di Ibu Kota yang akan dilakukan tanpa kompromi mulai Jumat malam 18 Juni 2021,” terang Anies saat gelar pasukan untuk pengetatan PPKM Mikro di Lapangan Monas. Jumat (18/6).

Anies Baswedan juga meminta pihak Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, termasuk jajaran Pemerintah DKI agar turun ke lapangan melakukan operasi pendisiplinan tanpa kompromi.

“Seluruh kegiatan harus berhenti jam sembilan malam, enggak ada pengecualian,” kata Anies.

Hal ini, kata Anies, menjadi tugas dari seluruh jajaran Forkopimda untuk mengkampanyekan, mengingatkan, dan mendisiplinkan seluruh warga masyarakat berbagai lapisan.

Pandemi di Jakarta makin hari mengkhawatirkan sehingga dibutuhkan semua pihak untuk bersiaga, untuk bersiap dan untuk menegakkan protokol kesehatan.

Harap juga ingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa penegakan aturan bukan semata demi penegakan aturan. Katakan bahwa ini demi keselamatan Anda,” kata Anies.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 2.173 kasus sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 24.511 (orang yang masih dirawat/isolasi). Sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 463.552 kasus.

Dari jumlah kasus positif, orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 431.264 dengan tingkat kesembuhan 93,0 persen, dan total 7.777 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen. Persentase kasus positif (positivity rate) sepekan terakhir di Jakarta sebesar 21,8 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,1 persen.

Baca Juga: Sulit Akses PPDB, Anies Minta Wali Murid Silakan Datang ke Sekolah

Baca Juga: Effendi Simbolon: Duet Puan-Anies Pasangan Nasionalis dan Religius

Baca Juga: Covid-19 di Jakarta Mengkhawatirkan, Ombudsman Desak Pemprov DKI Tarik Rem Darurat

“Langkah ini untuk melindungi semua. Menaati adalah menghargai. Menghargai sesama dan menghargai orang lain,” tegas Anies. 

Karena itu, lanjut Anies tugas yang dititipkan pada aparatur pemerintahan dalam penanganan COVID-19 untuk melindungi sesama.

“Jalankan ini dengan sepenuh hati. Dengan rasa tanggung jawab dan penuh rasa disiplin,” tandasnya.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications