FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

20
Juni
2021

Seorang Anak Remaja Berhasil di Selamatkan TNI-AL, Setelah Terapung 3 Jam di Laut

JAKARTA, KT– Telah ditemukan seorang anak laki-laki tengah terapung dan berenang ditengah laut sendirian bertempat di perairan pulau laki, kepulauan seribu, Jakarta.

Pada saat berpatroli dengan menggunakan KRI Sembilang-850, prajurit TNI AL menemukan seorang anak tengah terapung-apung di tengah laut sekitar 25 NM atau sekitar 45km dari daratan Banten.

Pihak TNI AL menjelaskan bahwa korban terjatuh ke laut dari sebuah kapal penyeberangan dari Kronjo Banten menuju Pulau Harapan, di Perairan Kepulauan Seribu pada Jumat, 18 Juni 2021.

Informasi tersebut disampaikan Komandan KRI Sembilang-850, Mayor Laut Nanang Khunaifi melalui keterangannya di situs resmi TNI AL, Sabtu, 19 Juni 2021 malam.

Dia menjelaskan bahwa pada hari Jumat, sekitar pukul 8.30 WIB, KRI Sembilang-850 tengah melaksanakan patroli keamanan laut di perairan barat laut Pulau Laki.

Melalui juru pengawasnya, TNI AL pun melihat kontak visual benda terapung di haluan lambung kiri, dengan jarak 100 meter.

“Setelah mendekat kurang lebih jarak 50 meter, terlihat sosok seseorang sedang terapung-apung,” ucap Nanang Khunaifi.

Komandan KRI Sembilang-850 pun memerintahkan peran pertolongan orang jatuh di laut, dan selanjutnya menurunkan perahu sekoci di lokasi kejadian untuk melaksanakan evakuasi.

“Anak tersebut berusaha mempertahankan daya apungnya berenang tanpa arah, karena sekelilingnya tidak terlihat daratan,” ujar Nanang Khunaifi.

Anak tersebut pun dinaikkan ke atas sekoci oleh tim rescue, yang selanjutnya dibawa menuju KRI Sembilang-850 untuk dilaksanakan pertolongan pertama.

Setelah ditanya, anak itu diketahui bernama Ridho Ilhami (14), seorang pelajar asal Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.

Menurut keterangannya, dia menaiki kapal penyeberangan (speed) dari Kronjo Banten, hendak pulang menuju Pulau Harapan.

Di perjalanan, Ridho Ilhami terjatuh dari speed dan berusaha mengapung selama tiga jam, sampai ditemukan oleh KRI yang sedang berpatroli.

“Korban diantarkan menuju Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Untung Jawa, yang selanjutnya dipertemukan dengan keluarganya,” kata Nanang Khunaifi.

Panglima Koarmada I, Laksda TNI Abdul Rasyid pun mengapresiasi kinerja prajuritnya yang hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat pengguna laut.

Dalam berbagai kesempatan, dia juga menekankan peran kehadiran unsur patroli TNI AL secara rutin di perairan Indonesia.

Selain dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut, patroli juga dilakukan untuk menjamin keselamatan dan keamanan para pengguna laut, termasuk kegiatan SAR seperti ini.(PRC)

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications