FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

20
September
2021

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 107,2 Kg di Perairan Pulau Putri Batam

JAKARTA, KT – Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasi membongkar kasus peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 107.258 kilogram di perairan sekitar Pulau Putri Kota Batam, pada Minggu (19/9/2021) kemarin.

“Kalau kita hitung dengan mengasumsikan satu gram dikonsumsi tiga hingga empat orang, maka kami menyelamatkan 321.774 hingga 429.000 jiwa manusia,” ujar Wakapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol Darmawan di Batam, Senin (20/9/2021).

Menurutnya, anggotanya menilai barang haram tersebut senilai Rp128 miliar di lapangan dengan asumsi harga di pasar.

Adapun dalam kasus tersebut aparat gabungan mengamankan lima orang tersangka diantaranya berinisial RA (26) asal Jakarta, AJA (23) asal Jombang Jawa Timur, EAH (25) asal Bitung Sulawesi Utara, ROS (26) asal Batam Kepri, dan H (33) Jawa Barat.

Lebih lanjut, Darmawan menjelaskan, masih terdapat seorang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dengan inisial JB. Diduga kasus itu melibatkan sindikat, karenanya aparat membutuhkan waktu sebelum merilisnya ke media guna mengungkap lebih besar profil jaringan dalam pengembangan sehingga mendapatkan hasil yang besar.

“Persoalan narkoba tidak dilakukan perorangan, selalu sindikasi,” kata dia.

Dalam kasus ini, petugas menyita barang bukti satu unit kapal SB Edward Black Beard GT 18 no. 2255 LLA putih, 6 ransel berisi teh cina yang diduga serbuk kristal sabu-sabu 104 bungkus dengan berat total 107.258 kg.

Kini para tersangka dijerat dengan Pasal 141 ayat 2 junto 115 ayat 5 junto Pasal Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 hingga 25 tahun, seumur hidup atau mati.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications