FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

21
Juni
2021

Respon Soal Pembatasan Aktivitas Pusat Keramaian, Saham Emiten Properti dan Mal Berjatuhan

JAKARTA, KT  – Merespons keputusan pemerintah soal pembatasan aktivitas seluruh pusat keramaian seperti mal yang wajib tutup pukul 20.00 atau jam 8 malam, seiring dengan kenaikan kasus Covid-19.

Saham-saham emiten properti sekaligus pengelola mal serempak berjatuhan sepanjang sesi I perdagangan awal pekan, Senin (21/6/2021).

Berikut pergerakan saham-saham tersebut, pukul 11.30 WIB di penutupan sesi I:

  1. Ciputra Development (CTRA), saham -5,43%, ke Rp 870, transaksi Rp 34 M
  2. Summarecon Agung (SMRA), -4,17%, ke Rp 805, transaksi Rp 16 M
  3. Bumi Serpong Damai (BSDE), -4,06%, ke Rp 945, transaksi Rp 8 M
  4. Pakuwon Jati (PWON), -3,14%, ke Rp 432, transaksi Rp 18 M
  5. Lippo Karawaci (LPKR), -2,30%, ke Rp 170, transaksi Rp 8 M
  6. Agung Podomoro Land (APLN), -1,94%, ke Rp 152, transaksi Rp 1 M
  7. Alam Sutera Realty (ASRI), -1,74%, ke Rp 169, transaksi Rp 3 M
  8. Intiland Development (DILD), -1,62%, ke Rp 182, transaksi Rp 884 juta

Menurut data di atas, saham CTRA menjadi yang paling anjlok, dengan menyentuh 5,43% ke posisi Rp 870/saham. Nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 34 miliar. Dengan ini saham CTRA telah memerah selama 3 hari beruntun.

Dalam sepekan saham CTRA melorot 12,12%, sementara dalam sebulan anjlok 20,55%.

Di posisi kedua, saham SMRA tercatat terjatuh 4,17% ke Rp 870/saham dengan nilai transaksi Rp 15 miliar. Seperti saham CTRA, saham ini juga sudah 3 hari tersungkur di zona merah.

Tidak hanya itu, saham BSDE juga ambrol 4,06% ke Rp 945/saham siang ini, melanjutkan tren pelemahan sejak 2 hari lalu. Ini membuat saham BSDE ambles 9,13% dalam sepekan.

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan bahwa seluruh pusat keramaian seperti mal, pasar, dan pusat perdagangan wajib tutup pukul 20.00 atau jam 8 malam.

“Kegiatan di mall dan pasar dan pusat perdagangan maksimal jam 20.00, Pembatasan pengunjung 25% dr kapasitas,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Senin (21/67/2021).

Airlangga yang juga menjabat sebagai Menko Perekonomian, menyatakan pembatasan ini juga diberlakukan untuk restoran, cafe, pedagang kaki lima, dan lapak baik di pasar maupun pusat perbelanjaan.

“Dine ini dibatasi 25% dari kapasitas. Sisanya take away dan delivery sesuai dengan jam restoran. Dibatasi sampai jam 8 malam,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Airlangga Hartarto mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dipertebal dan diperkuat.

“Kemudian terkait dengan penebalan dan penguatan PPKM mikro arahan presiden tadi untuk melakukan penyesuaian, jadi ini akan berlaku mulai besok 22 Juni-5 Juli, dua minggu ke depan, bahwa penguatan PPKM mikro akan dituangkan dalam instruksi mendagri,” katanya.

Untuk perkantoran, Airlangga bilang kegiatan perkantoran baik kementerian/lembaga maupun BUMN sudah di zona merah harus menerapkan work from home (WFH) 75%. Sedangkan di zona non-merah 50%-50% tentu dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Pengaturan waktu kerja secara bergiliran, jadi WFH-nya kalau bisa bergiliran agar tidak ada yang melakukan perjalanan atau mobilitas ke daerah lain dan ini tentunya akan diatur lebih lanjut baik oleh K/L maupun pemda,” ujar Airlangga.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications