FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

22
Juni
2021

Rencana Dikirim ke Perbatasan Papua, Mabes TNI Gembleng Langsung Prajurit Yonif Raider 408/Sbh

JAKARTA, KT – Rencananya Satgas Penyangga (Mobile) Yonif Raider 408/Suhbrasta TA 2021 akan dikirim untuk megamankan perbatasan Papua, sebelum melaksanakan pengamanan di perbatasan Papua, Yonif Raider 408/Sbh laksanakan kegiatan pratugas di Gunung Lawu, Magetan, Senin (21/6/2021).

Pasalnya, kegiatan pratugas tersebut langsung diawasi Waasops Panglima TNI Maresekal Pertama Kustono bersama dengan tim.

Satgas Penyangga (Mobile) Yonif R 408/Sbh dilatih langsung oleh para pelatih dari Mabes TNI. Melalui latihan pratugas ini, Yonif Raider 408/Sbh diharapkan lebih optimal menyiapkan mental dan fisik dalam mengemban tugas operasi pengamanan perbatasan mobile di Papua.

Waasops Panglima TNI mengatakan bahwa personel yang tergabung dalam Satgas Pamtas Mobile Yonif R 408/Sbh sebanyak 450 personel telah beberapa kali melaksanakan tugas operasi.  Sehingga diharapkan dengan pengalaman tersebut mampu mengatasi berbagai kendala dengan berhasil dan selamat. Tolak ukur keberhasilan penugasan adalah sukses dalam menyelesaikan misi dan selamat di saat kembali ke satuan asal.

“Sebagai penyelenggara latihan punya tanggung jawab yang besar yaitu menyiapkan Satgas ini bisa melaksanakan operasi kemudian bisa berhasil, kembali ke kesatuan dengan selamat semua, ukurannya itu” kata Waasops Panglima TNI.

Kepada para pelatih dan perwira, Waasops berpesan agar memberikan gambaran yang jelas mengenai permasalahan yang sering terjadi di medan penugasan untuk mendukung tugas operasi.  Hal tersebut adalah salah satu upaya untuk memudahkan mengambil keputusan dalam inovasi mengatur strategi. “Saya minta saudara-saudara semangat semuanya untuk menuju profesional” katanya.

Menurutnya, latihan harus disiplin, tidak ada toleransi di setiap kesalahan. Karena musuh yang dihadapi nyata, sehingga apabila ada pelanggaran prinsip sekecil apapun maka tindakannya harus tegas.  “Jaga keselamatan sehingga prajurit kita nanti setelah pratugas bisa siap melakukan operasi pada saat kita melakukan Riksiapops tidak ada kendala,” ujarnya. Sementara dalam kesempatan tersebut, Waasops Panglima TNI didampingi Asops Kasdam IV/Dip, Danbrigif 4/DR, Pabandya Latpratugas Sops TNI Letkol Inf Lukman Hakim, Kasi Ops Korem 074/Wrt Letkol Inf Ronaldo Konstantin, Pabandya Lat Ops Dam IV/Diponegoro,  Mayor Inf Moh Irfan Afandi. (INW)

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications