22nd June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

24
April
2021

Masjid At Tabayyun Perumahan TVM Gelar Sholat Jumat Perdana

JAKARTA, KT – Rencana akan dibangunnya Masjid At Tabayyun di Komplek Perumahan Taman Villa Meruya (TVM), Jakarta Barat dimana mayoritas penghuni komplek tersebut nonmuslim dan pembangunnya menjadi polemik.

Ketua Pembangunan Masjid At Tabayyun, Marah Sakti Siregar menerangkan pada awal mula rencana pendirian masjid itu untuk warga muslim di komplek TVM dimana selama 30 tahun di kompleks itu belum ada masjid.

“Para umat muslim saat melaksanakan ibadah sudah mematuhi protokol kesehatan, membatasi hanya maksimal 50% dari kapasitas yang ada,” terang Marah. Jumat (23/4).

Namun sejak saat itu juga pertentangan muncul. Padahal, menurut Marah Sakti, pihaknya sudah mengantongi izin Gubernur DKI Anies Baswedan untuk menempati lahan 1.078 m2 milik pemda itu. Tapi, warga mayoritas di kompleks TVM menentang dengan alasan lahan tersebut diperuntukkan bagi ruang terbuka hijau (RTH).

“Gubernur DKI juga tidak ujug-ujug terbitkan izin. Gubernur DKI terlebih dahulu menempuh proses untuk perubahan zonasi itu menjadi ‘cokelat’ (begitu istilahnya). Terlebih dahulu meminta perangkat daerah melakukan kajian. Itu saja makan waktu sekitar setahun baru Gubernur keluarkan izin,” tutur Marah Sakti dalam keterangannya, Rabu (21/4/2021).

Marah Sakti juga mengungkapkan selama 10 tahun di lahan yang sama sudah berdiri kantor RW tanpa izin Pemprov dan tanpa IMB. Menurut Marah Sakti bangunan ilegal itu dianggap wajar lantaran untuk kepentingan warga.

Kini, lanjut Marah Sakti muncul warga menggugat dengan alasan pengembang sudah menyediakan lahan seluas 312 m2 untuk sarana ibadah (bukan masjid). Sementara menurutnya lahan tersebut bukan lagi milik pengembang melainkan sudah diserahkan ke Pemprov DKI.

Dijelaskan awal-awal pembangunan masjid ini sudah disosialisasikan ke seluruh perwakilan warga. Namun sejak itu juga mendapat tentangan. Saat itu dilakukan mediasi yang mana dicapai kesepakatan dengan dua pihak warga di kompleks TVM harus sama-sama mengurus izin.

“Siapa yang lebih dulu bisa memperoleh izin atas lahan yang mana pun maka semua pihak ikhlas menerima,” begitu menurut Marah Sakti bunyi kesepakatan dalam rapat yang dipimpin Ketua RW dan dihadiri para Ketua RT dan beberapa tokoh masyarakat di TVM.

Kesepakatan itu yang menurut Marah Sakti diingkari oleh warga yang saat ini menggugat pembangunan masjid di Blok C1. Marah Sakti mengatakan pembangunan masjid sudah mendapat izin Gubernur No 1021/2020.

“Izin Gubernur sendiri tidak otomatis berlaku, masih ada belasan persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk menandatangani Perjanjian Sewa Menyewa dengan Pemrov DKI Jakarta yang diwakili Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah pada tanggal 26 Oktober 2020. Di dalam SK Gubernur No 1021 /2020 maupun Perjanjian Sewa Menyewa (pasal satu) jelas-jelas menyatakan bahwa Pemprov DKI menyetujui pemanfaatan Barang Milik Daerah berupa tanah seluas 1.078 m2 di Blok C1 Taman Villa Meruya kepada Panitia Pembangunan Mesjid At Tabayyun untuk pembangunan masjid di lahan Blok C1, Taman Villa Meruya,” kata Marah Sakti.

Ibadah dengan protokol kesehatan

Marah Sakti juga katakan setiap hari sebelum digunakan ibadah, tenda itu disemprot disinfektan. Adapun jamaah pun diwanti-wanti panitia untuk senantiasa menggunakan masker, dan safnya mengambil jarak minimal 1,5 meter satu sama lain.

Selain shalat jumat, kata Marah beberapa warga juga menggunakan tenda itu untuk shalat fardhu dan tarawih di bulan Ramadhan 1442 Hijriah.

“Karena ini masih pandemi Covid-19. Kita disini sangat memperketat protokol kesehatan. Contohnya hari ini kita menggelar sholat Jumat perdana di Tenda Masjid At-Tabayyun Kompleks Taman Villa Meruya (TVM),” terangnya.

Selain sholat jumat, beberapa warga juga menggunakan tenda masjid diatas lahan seluas 1.078 meter persegi itu untuk shalat fardhu dan tarawih di bulan Ramadhan 1442 Hijriah.

“Pembangunan masjid yang belum rampung membuat panitia pembangunan masjid At Tabayyun mendirikan tenda berkapasitas 100 orang tersebut sebagai sarana ibadah warga muslim di TVM dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” ungkap Marah.

Dikesempatan yang sama Pembina Organisasi Bang Japar Indonesia (BJI) dan dari Kantor hukum Marslaw H. Sarmili memberikan apresiasi atas pembangunan masjid di TVM.  Pihaknya berharap pembangunan masjid dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Semoga atas izin Allah SWT memberikan kemudahan atas pembangunan masjid di TVM ini maupun kepada panitia agar prosesnya berjalan dengan lancar. Bagimanapun antara kerukunan umat beragama harus kita junjung tinggi,” katanya.

Ketua RT 02/10 Taman Villa Meruya (TVM) Kelurahan Meruya Selatan Ending Ridwan menjelaskan bahwa proses pembangunan masjid ini sangat panjang dan diawali pada 3 Nopember 2019 pihaknya telah melakukan sosialisasi atau musyawarah dengan warga yang lain.

“Sebenarnya sudah ada suatu semacam kesepakatan diantara pihak yang setuju dan yang tidak setuju. Baik lahan disini maupun ditempat lain. Karena dua lahan itu adalah milik pemprov DKI. Jadi pemanfaatkan lahan itu harus ada persetujuan dari pemprov DKI,” ujar Ending, Jumat (23/4).

Sejak kesepakatan itu, Ketua Panitia Pembangunan Mesjid At Tabayyun, Marah Sakti Siregar, langsung mengurus proses perizinan, melengkapi seluruh persyaratan. Hingga akhirnya Gubernur DKI mengeluarkan SK 1021/2021 setahun kemudian.

SK yang terbit pada Oktober 2020 itu mengizinkan pembangunan Masjid At Tabayyun di lahan Pemprov DKI seluas 1.078 meter persegi.

Selanjutnya ditantandatangani perjanjian sewa lahan dengan Kepala Badan Pengelola Aset Negara (BPAD) membayar sebesar 15 juta rupiah per lima tahun. Kemudian memproses surat rekomendasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat.

“Kami sebagai ketua RT tentunya sangat mendukung pembangunan masjid disini karena untuk kebutuhan sarana ibadah khususnya warga muslim di TVM. Selama 30 tahun di komplek TVM belum ada masjid. Selama ini kami melaksanakan shalat Jum’at berjamaah dan shalat taraweh harus diluar komplek. Hari ini merupakan sejarah bagi umat muslim di TVM karena baru pertama kali shalat Jum’at berjamaah disini,” tandasnya. (andrey)

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications