FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

24
September
2021

HUT ke-76 TNI AL, Kasal Ajak Doa Bersama Lintas Tokoh Agama

JAKARTA, KT – Merayakan HUT ke-76, TNI Angkatan Laut (AL) mengadakan doa bersama lintas tokoh agama di atas KRI Semarang 594, di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (23/9).

Tidak berbeda dari kegiatan beribadah sebelumnya, kegiatan doa bersama lintas agama kali ini masih di masa pendemi Covid-19 yang belum juga berakhir.

Doa bersama lintas agama ini diikuti oleh seluruh jajaran TNI AL secara serentak baik di darat maupun di kapal perang (KRI) yang sedang berlayar.

Khusus pelaksanaan doa lintas agama di KRI Semarang-594 turut serta perwakilan tiap agama.

Untuk Agama Islam diwakili Habib Lutfi Yahya, Agama Katolik diwakili Kolonel Sus Yosep Maria Marcellinus Bintoro, dan Agama Kristen diwakili Pendeta Gomar Gultom, M.Th..

Agama Hindu diwakili Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tanaya, Agama Konghucu diwakili Matakin W.S. Liliani Lontoh dan Agama Budha diwakili Yang Mulia Biksu Samanta Kusala.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, kegiatan ini dilakukan dengan harapan para prajurit TNI AL dapat melaksanakan tugas-tugas secara baik, aman, dan lancar, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

KRI Semarang-594 berangkat dari Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada pukul 12.00 WIB dan berlayar sekitar dua jam.

Doa bersama itu dipimpin oleh Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya serta dihadiri para tokoh lintas agama, Pangkotama TNI AL hingga pejabat utama Mabes AL secara langsung maupun daring.

“Dalam kondisi apapun prajurit kita harus tetap semangat. Sehingga dengan doa kita siang ini, harapannya memberikan semangat kepada prajurit kita, memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Kuasa sehingga mereka dapat diberikan kekuatan dalam melaksanakan tugas di laut, khususnya dalam menjaga kedaulatan di laut,” kata Yudo.

Dia mengungkapkan, banyak pula prajurit yang terdampak pandemi Covid-19. Namun, menurut Yudo, kondisi ini tidak boleh membuat para prajurit lengah.

“Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh turun semangatnya karena Covid, karena kita dituntut tugas untuk menjaga kedaulatan negara kita, khususnya kedaulatan di laut,” ujarnya.

Di sisi lain, pelaksanaan doa bersama tersebut juga digelar secara serentak di seluruh kapal perang milik TNI AL yang melaksanakan operasi.

KASAL menyebut, jumlah KRI TNI AL yang menjaga kedaulatan dan hukum di 10 perbatasan laut Indonesia sekitar 40-50 KRI.

“Termasuk di Natuna. Di Natuna ada lima KRI saat ini. Tadi sudah bisa juga melaksanakan kontak dengan kita. Mereka bisa melaksanakan doa bersama,” tutur Yudo.

Terpisah, Wakil Sekjen DPP Walubi, Pdt. Gouw Tjeng Sun, S.Dt.B atau yang akrab disapa Romo Asun Gautama yang turut hadir dalam acara doa bersama lintas tokoh agama menjelaskan, doa bersama di HUT ke-76 TNI AL diharapkan bisa memberikan semangat kepada prajurit, dan keselamatan sehingga para prajurit TNI AL dapat diberikan kekuatan dalam menjaga kedaulatan NKRI di laut.

“Ini adalah sebuah kehormatan bagi saya sendiri khususnya bisa hadir dalam acara doa bersama lintas tokoh agama dalam HUT ke-76 TNI AL,” kata Romo Asun.

“Selain mendoakan keselamatan bagi para prajurit. Kita juga doakan untuk kondisi Negara dan Bangsa agar kembali pulih dari Covid-19,” tambahnya.

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications