FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

25
Mei
2021

Begal Payudara Kejar-kejaran Saat Beraksi di Kemayoran Akhirnya Ditangkap

JAKARTA, KT – Aksi kejar-kejaran antara seorang begal payudara dengan pria yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) terjadi di kawasan Jl. Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Minggu (23/5/2021) pagi dan diabadikan dalam video dan kemudian viral di media sosial.

Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi. Kepada awak media AKBP Teuku mengaku jika sudah mengamankan pelaku begal payudara tersebut.   

“Begal payudaranya sudah kita amankan. Ia (pelaku) mengaku jika sudah tiga kali melakukan begal payudara nya di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat,” terang Arsya, Senin (24/5/2021) kemarin.

Lanjutnya, perbuatan asusila itu bukan yang pertama kalinya dilakukan pelaku. Saat ini, kata dia pelaku begal payudara masih dalam proses pemeriksaan polisi di Polres Metro Jakarta Pusat.

Arsya menyebut pelaku merupakan seorang pegawai swasta dan akan dijerat Pasal 281 KUHP tentang Tindak Pidana Kesusilaan dengan ancaman 2 tahun penjara.

“Motif pelaku melakukan begal payudara ini katanya dari dorongan hasrat seksual yang tidak dapat pelaku kendalikan. Kami masih akan terus mengembangkan penangkapan pelaku begal payudara ini,” terang dia.

Sementara sebelumnya, dalam video yang direkam oleh istri Ferdian seorang aparatur sipil negara (ASN) yang saat itu bersamanya di dalam mobil mencoba menghentikan laju pelaku begal payudara saat berusaha kabur.

Ferdian terlihat memacu laju mobil nya dengan kecepatan tinggi saat mencoba menyusul pelaku begal yang berusaha melarikan diri sambil ngebut menggunakan motornya.

Dalam rekaman itu, Ferdian dan istrinya berhenti di dekat pasar mobil Kemayoran karena ada masalah pada kendaraannya. Namun pada akhirnya, Ferdian berhasil menggagalkan aksi melarikan diri pelaku begal payudara di flyover HBR Motik.

“Kejadian berawal ketika saya melihat pelaku begal itu memepet korban yang seorang ibu-ibu saat sedang asyik bersepeda. Tangan kiri pelaku terlihat seperti gerakan menjambret,” beber Ferdian dalam keterangannya.

Ferdian jelaskan saat itu dirinya tidak jauh saat pelaku itu beraksi. Jadi dari ibu-ibu di sebelah kiri, pengendara motor mepet di sebelah kanannya, tangan kirinya kayak mau ngambil gitu

“Saya kirain jambret, karena kena dada depan kirain ambil HP atau apa,” jelas Ferdian.

Ia kemudian langsung mengejar pelaku sambil membunyikan dengan kencang klakson. Namun pelaku malah tancap gas dan Ferdian ikut juga dengan tancap gas.

Kemudian dari aksi kejar-kejaran itu Ferdian berhasil menggagalkan pelarian pelaku tersebut dimana pelaku sempat mengelak saat itu.

“Pelakunya sempet berkelit dan akhirnya mau di flyover PRJ situ dia mepet kanan, dan itu kesempatan saya buat nutup jalannya, dari sebelah kiri saya tutup, dia jatuh sendiri tuh. Saya berhenti, saya keluar,” tandasnya. (Ibeng)

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications