21st June 2021

FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

28
Mei
2021

Kurir SiCepat Ekspres Diancam dengan Sajam, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

JAKARTA, KT – Istilah pembeli adalah ‘Raja’ membuat para pelanggan menjadi egois dan kadang besar kepala. Di mana dengan memakai istilah tersebut mereka suka bertindak seenaknya terhadap para pedagang. Seperti salahsatu kejadian yang baru-baru ini viral di Jalan Musyawarah, Kampung Parung Benying, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan dimana polisi telah mengamankan pelaku pengancaman kepada seorang Kurir SiCepat Ekspres menggunakan senjata tajam jenis samurai pada Selasa 25 Mei 2021.

Video dengan durasi sekitar 40 detik itu menjadi viral setelah direkam sendiri oleh sang Kurir SiCepat menggunakan handphonenya.

Dalam video itu, sang pembeli marah karena paket yang dia pesan di salahsatu online shop berisi kertas kosong, kecewa yah tentu saja kecewa, namun rasa kecewa itu ia lampiaskan kepada sang kurir yang notabene hanya sebagai jasa pengantar paket.  

Debat pun terjadi antara pembeli dan pengantar, kemudian pembeli protes kepada kurir agar mengembalikan uang dan mengancam, karena ia merasa ditipu oleh online shop.

Tak lama, pembeli itu nampak masuk kerumah dan keluar kembali dengan membawa samurai dan langsung di arahkan ke Kurir SiCepat sambil menagih uang pembelian barang agar segera dikembalikan.

Namun atas sikapnya tersebut pria berinisial MDS yang menjadi pelaku pengancaman terhadap kurir SiCepat itu dikabarkan sudah di amankan aparat kepolisian setempat.

“Pelakunya sudah kami amankan di Mapolsek Ciputat Timur dan saat ini masih kita dalami lagi perkaranya,” singkat  Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaidah saat dikonfirmasi.    

Terpisah, sebelumnya tim kuasa hukum SiCepat Ekspres meminta aparat kepolisian agar dengan tegas mengusut pihak online shop yang diduga mengirimkan barang yang tidak sesuai deskripsi pesanan.

“Ini kan akar masalahnya yang menyebabkan Kurir SiCepat Ekspres diancam konsumen di Ciputat, Tangerang Selatan adalah online shopnya yang menjual barang tidak sesuai,” kata Perwakilan tim kuasa hukum SiCepat Ekspres dari WLP Law Firm, Wardaniman Larosa. Kamis (27/5/2021) siang.

“Maka patut diduga online shop tersebut juga bermasalah, karena sumber dan akar permasalahannya adalah online shop tersebut,” tambah Wardaniman.

Menurutnya, pihaknya memang tidak menutup mata jika ada online shop nakal beroperasi seperti itu. Penipuan kan itu namanya, beli barang apa terus yang dikasih apa?.

“Kasus-kasus pengancaman dengan senjata tajam seperti ini kan nggak akan terjadi jika barang yang dikirim sesuai dengan pesanan pembeli,” pungkasnya.

INSTAGRAM

KOMUNITASTODAYS
IKUTI KAMI
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications