FOLLOW US ON SOCIAL

Diposting

30
Maret
2021

SMP Negeri Satu Atap Tenden Akhiri Ujian Sekolah (US) Kelas 9

MALRA, KT – Ujian Sekolah (US) Tingkat SMP Negeri Satu Atap Tenden Kecamatan Kei Kecil Timur telah berakhir hari Senin 29 Maret 2021. Hal ini disampaikan Rahim Fernatubun S.Pd Kepala SMP Negeri Satu Atap Tenden diruang Kerjanya Senin, 29 Maret 2021.

Fernatubun menjelaskan bahwa tahapan ujian ini sudah selesai hari ini dan menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Pemeriksa yang terdiri dari 2 orang Guru di tambah dengan Guru Bidang Kurikulum dan hasilnya akan diakumulasi dengan nilai nilai terdahulu untuk nanti mendapat nilai akhir untuk menentukan kelulusan para Murid kelas 9 nanti.

“Hasil tersebut akan dibuat dalam rangkap dua untuk disampaikan sebagai laporan kepada Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Maluku Tenggara dan satu rangkap lainnya sebagai arsip disekolah,” kata  Fernatubun.

Ditanya terkait tanggal waktu pengumuman hasil kelulusan dirinya mengatakan bahwa masih menunggu hasil pelaporan ke pihak Dinas Pendidikan Nasional di Langgur, sedangkan Waktu Pengumuman itu sudah termuat didalam kalender pendidikan.

“SMP Negeri Satu Atap Tenden sangat membutuhkan tenaga Guru Tetap (PNS) untuk bidang study tertentu seperti Guru Bahasa Indonesia, Guru Bahasa Inggris, Guru Penjaskes, Guru Agama dan Budi Pekerti bagi Agama Katolik,” pinta Fernatubun.

Baca Juga: Biksu YM Bhante Khanit Sannano Mahathera Ajak Para Lansia di Vaksinasi Covid-19

Sementara menurutnya perlu diketahui bahwa siswa yang beragama Katolik lebih banyak dari Siswa yang beragama Islam, karena banyak yang berasal dari Ohoilus, Ohoinol, Ohoi Marfun, Ohoi Yafawun dan Ohoi Watngon, untuk itu masih terdapat lowongan tenaga Guru Agama Katolik.

Semoga pihak Bimas Katolik pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara dapat memperhatikan kekurangan tersebut di SMP Negeri Satu Atap Tenden Kecamatan Kei Kecil Timur sekarang ini,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan terkait dengan hasil kelulusan dirinya menyatakan optimismenya bahwa tahun 2020/2021 ini akan melahirkan yang terbaik, walaupun masih terdapat berbagai kekurangan disana-sini dan tenaga tetap (PNS) sebanyak 8 orang guru. Sedangkan tenaga honorer lepas sebanyak 5 orang dengan sumber biaya berasal dari Dana BOS yang relatif minim.

“Dengan berbagai kekurangan tersebut kami bersama Dewan Guru tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada siswa tanpa perbedaan apapun dan kesemuannya ini merupakan tanggung jawab Sekolah, Masyarakat dan Orang Tua Murid,” tutup Fernatubun

KomunitasTodays.co Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications